Jambore Media AfiliasiMu #3 Istimewa, Bertepatan dengan Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah
JAKARTA , PULANGPISAUMU.COM– Jambore Media AfiliasiMu #3 yang diselenggarakan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), 12–13 Agustus 2026, memiliki momentum istimewa.
Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah, Roni Tabroni, menyebut terdapat dua hal yang membuat pelaksanaan Jambore Media AfiliasiMu #3 kali ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya.
Keistimewaan pertama adalah Jambore Media AfiliasiMu #3 bertepatan dengan momentum Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah yang diperingati setiap 13 Agustus.
Roni menjelaskan, penetapan momentum tersebut berkaitan erat dengan sejarah panjang Majalah Suara Muhammadiyah, yang telah diterbitkan Muhammadiyah sejak 1915.
⁹“MPI PP Muhammadiyah sejak 2024 telah mengusulkan secara langsung kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk menjadikan tanggal lahir Majalah Suara Muhammadiyah sebagai Hari Pers Muhammadiyah,” ujar Roni dalam pembukaan Jambore Media AfiliasiMu #3.
Menurut Roni, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir menyambut baik gagasan tersebut. Bahkan, Haedar menambahkan unsur literasi sehingga menjadi Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat atas panjangnya perjalanan pers Muhammadiyah dalam menyebarkan gagasan, pengetahuan, dakwah, dan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Keistimewaan kedua, lanjut Roni, adalah bertepatan dengan penyerahan Kartu Wartawan Utama Khusus (KWUK) kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir.
Roni mengatakan, proses pengajuan kartu tersebut telah berlangsung sejak 2023 dan melewati berbagai dinamika serta dua periode kepengurusan Dewan Pers, mulai dari proses pengajuan secara manual hingga beralih ke sistem digital.
“Alhamdulillah, KWUK untuk Ketua Umum telah terbit,” ungkap Roni.
Menurut Roni, penerbitan kartu tersebut memiliki makna tersendiri karena Haedar Nashir memiliki perjalanan panjang sebagai jurnalis di Majalah Suara Muhammadiyah.
Ia menyebut kiprah Haedar sebagai jurnalis telah dimulai sejak masa mahasiswa dan terus berlangsung hingga sekarang, atau kurang lebih selama 40 tahun.
“Hingga sekarang Pak Haedar tidak pernah keluar dari box redaksi Majalah Suara Muhammadiyah,” jelas Roni.
Jambore Media AfiliasiMu #3 sendiri diikuti sekitar 50 media afiliasi Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Mengangkat tema “Penguatan Media AfiliasiMu di Era Digital”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan peningkatan kapasitas media Muhammadiyah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Roni berharap momentum Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah dapat semakin memperkuat kesadaran insan media Muhammadiyah mengenai pentingnya pers yang berintegritas, sekaligus mempertegas peran media sebagai bagian dari gerakan dakwah dan literasi Muhammadiyah.
Bagi Media AfiliasiMu, perkembangan teknologi digital bukan sekadar tantangan, tetapi juga peluang untuk memperluas jangkauan gagasan, dakwah, literasi, dan nilai-nilai Islam Berkemajuan kepada masyarakat.

