Inilah pesan kebangsaan Haedar Nashir pada Tabligh akbar Muhammadiyah Kalteng
PALANGKA RAYA, PULANGPISAUMU.COM – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah menggelar Tabligh Akbar bersama Ketum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si. di Ballroom Hotel M Bahalap Palangka Raya (16/1)
Ribuan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum menghadiri acara tersebut.
Dalam ceramahnya haedar menyebutkan selain Tabligh akbar, ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk menyambung tali persaudaraan.
Haedar mengajak masyarakat untuk
meningkatkan iman dan taqwa, selalu menebar kebaikan kepada sesama.
Kiat hadapi Tantangan Bangsa
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan bahwa Indonesia punya potensi besar sebagai bangsa , “Kalimantan Tengah punya alam yang subur, penduduk yang punya nilai agama , Pancasila , dan budaya luhur bangsa, tetapi kita juga berhadapan dengan tantangan baru yaitu Revolusi Iptek, modernisasi dan globalisasi yang membawa perubahan sosial kehidupan berbangsa kita ” katanya.
Haedar mengatakan untuk menghadapi tantangan bangsa kedepan, Kita membutuhkan rekontruksi.
Pertama adalah rekontruksi nilai , “agar nilai agama, Pancasila dan budaya luhur bangsa itu hidup menjadi alam pikiran, sikap dan tindakan kita sebagai warga dan anak bangsa” katanya
Kedua , kita perlu membangun karakter.
“Jujur kita masih banyak problem seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan , bahkan eksploitasi sunber daya alam yang sumbernya adalah pada karakter manusia yang selalu berlebihan, kita perlu membangun karakter yang jujur dan amanah” tuturnya.
Ketiga , kita sebagai bangsa perlu bersatu “bersatu bukan hanya wacana, tetapi bersatu dalam praktek hidup secara politik, dalam keragaman termasuk perbedaan politik jelang pemilu 2024 ,Jangan sampai membuat kita terpecah-pecah, sikapi pemilu dengan elegan, rasional jangan dengan gonjok-gontokan” ujar Haedar
Keempat, kita memerlukan etos Membangun, etos kemajuan, ” Jangan lengah dengan keberhasilan, kita harus menyatukan potensi kita dari berbagai latar belakang untuk membangun Indonesia, membangun sumber daya insani agar bangsa kita bisa bersaing dengan bangsa lain” ujarnya. (Bon)

