BEM PTMA-I Zona II Kalimantan Kecam Tragedi Penembakan Warga dalam konflik Agraria Desa Bangkal Kabupaten Seruyan
PALANGKA RAYA, PULANGPISAUMU.COM – Presidium Nasional BEM PTMA Indonesia Zona II Kalimantan kutuk tindakan brutal aparat kepolisian atas penembakan warga Bangkal Kabupaten Seruyan, Minggu (8/10/23).
Ramai video dan foto yang beredar memperlihatkan warga bersimbah darah dalam bentrokan di Seruyan. Bentrokan terjadi saat warga melakukan aksi menuntut haknya pada perusahaan perkebunan sawit PT HMBP 1.
Beberapa video warga merekam kejadian sesaat setelah korban tertembak. Sekelompok orang menggotong tubuh korban sembari berteriak-teriak meminta tolong. Ada juga video yang memperlihatkan bagian dada pria 35 tahun tersebut berlubang tertembus peluru.
Presidium Nasional BEM PTMA-I Zona II Kalimantan, Arif Bayu Basyariman menyampaikan sikap atas tragedi tersebut.
“Kami mengutuk keras aparat kepolisian yang melakukan tindakan dengan cara-cara brutal tanpa alasan yang jelas terhadap warga desa bangkal, apalagi memanfaatkan alat-alat negara (senjata api) untuk membunuh rakyat. Padahal masyarakat hanya menuntut hak plasma kepada perusahaan yang sampai sekarang tidak direalisasikan.” ungkapnya.
Atas tragedi tersebut BEM PTMA Indonesia Zona II Kalimantan mengambil sikap sebagai berikut.
1. Mendesak Presiden RI dan Kapolri untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terhadap pelaku penembakan warga desa bangkal secara transparan;
2. Mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolda Kalteng dan Kapolres Seruyan yang bertanggung jawab atas peristiwa penembakan di desa bangkal;
3. Mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di desa bangkal.(AHAF)

