Lazismu Gandeng JULEHA Gelar Syiar Sembelih Halal di Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau
PULANG PISAU, PULANGPISAUMU.COM – Jelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Lazismu Pulang Pisau bersama DPD Juru Sembelih Halal (JULEHA) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Syiar Sembelih Halal”, Rabu malam (5/6/2025) di Masjid KH Ahmad Dahlan, Pulang Pisau.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh jamaah masjid serta warga sekitar. Acara dimulai setelah salat Maghrib dan berlangsung penuh antusias hingga usai salat Isya berjamaah.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pulang Pisau, Achmat Husen, dalam sambutannya menyampaikan bahwa edukasi ini penting agar masyarakat lebih memahami tata cara penyembelihan yang benar, baik dari sisi fiqih maupun adab terhadap hewan.
“Pelatihan-pelatihan yang pernah diikuti beberapa jamaah sebelumnya waktunya terbatas. Nah, malam ini kita ringkas, padatkan, tapi tetap menyentuh. Tujuannya agar masyarakat luas tahu bahwa sembelih halal itu bukan sekadar teknis, tapi juga syariat dan ihsan,” jelas Husen.
Sementara itu, Yulianto, perwakilan Humas DPD JULEHA Pulang Pisau sebagai pemateri menyampaikan bahwa penyembelihan hewan qurban harus dilakukan dengan ilmu dan kasih sayang.
“Juleha hadir bukan hanya sebagai pelaku teknis, tapi juga mengedukasi. Kita ajarkan bagaimana hewan diperlakukan secara baik sebelum disembelih, bagaimana pisau harus benar-benar tajam, dan bagaimana penyembelihan dilakukan dengan tepat pada saluran yang disyariatkan,” tuturnya.
Ia menyampaikan beberapa poin yang harus dikuasai seorang juru sembelih halal, antara lain : Fiqih penyembelihan, teknik sembelih, tali menali dan perobohan, kesejahteraan hewan, serta pengenalan dan perawatan bilah.

Peserta diajak mengenali titik sayat utama seperti hulqum dan mari’, serta pentingnya memotong dua pembuluh darah besar agar darah keluar maksimal dan hewan cepat mati tanpa rasa sakit yang terlalu lama.
Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan dengan prinsip as-sabīl, ihsan terhadap hewan, dan standar dalam penyembelihan, termasuk teknik handling hewan qurban , perobohan sebelum proses penyembelihan dimulai.
Melalui kegiatan ini, Lazismu dan JULEHA berharap masyarakat semakin sadar bahwa penyembelihan halal bukan hanya persoalan ritual, melainkan juga tanggung jawab moral dan spiritual.
“Semoga ini jadi awal baik untuk menyambut Iduladha dengan lebih bermakna. Kita tidak hanya berkurban, tapi juga berilmu,” tutup Achmat Husen.

