Baitul Arqam Muhammadiyah Sukamara, Penguatan Kaderisasi dan Pembinaan Spiritual
SUKAMARA, PULANGPISAUMU.COM (28/7) Pelaksanaan Baitul Arqam di Perguruan Muhammadiyah Sukamara oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukamara beserta Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang juga dihadiri dan dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Baitul Arqam sendiri adalah program kaderisasi dan pembinaan yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam serta nilai-nilai Muhammadiyah di kalangan anggotanya.
Mengapa Penting, penguatan kaderisasi Baitul Arqam membantu mencetak kader-kader yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang Islam dan Muhammadiyah. Ini penting untuk memastikan kelangsungan organisasi dengan kepemimpinan yang berkompeten dan berintegritas.
Pembinaan Mental dan Spiritual dalam program ini tidak hanya fokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual. Ini sangat penting dalam membentuk karakter yang tangguh dan berakhlak mulia.

Penguatan Jaringan dan Kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen dalam Muhammadiyah, termasuk Ortom dan AUM, memperkuat jaringan dan kolaborasi antar lembaga di bawah naungan Muhammadiyah. Ini meningkatkan sinergi dan efektivitas dalam mencapai tujuan bersama. Demi peningkatan kompetensi dengan materi yang disajikan dalam Baitul Arqam, peserta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam berbagai bidang, termasuk kepemimpinan, manajemen organisasi, dan pemahaman agama.
Ketua PDM Sukamara Rizky Pratama, S.T. mengatakan, Untuk mencapai hasil yang optimal, Baitul Arqam perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan diikuti oleh program tindak lanjut yang konkret.
“Program ini harus terus diperbarui sesuai dengan dinamika zaman agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan yang dihadapi oleh umat dan organisasi” katanya.
Menurutnya Kesuksesan Baitul Arqam sangat bergantung pada partisipasi aktif dari seluruh elemen yang terlibat. Motivasi dan komitmen peserta menjadi faktor kunci dalam mencapai tujuan program.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Baitul Arqam oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukamara bersama Ortom dan AUM merupakan langkah positif yang menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam pembinaan kader dan penguatan organisasi. Dengan pelaksanaan yang baik dan partisipasi aktif dari seluruh elemen, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan Muhammadiyah dan umat Islam secara umum (Satria Fatrianor)
Editor : Bonni Febri

