Cetak Generasi Unggul, LAZISMU Kapuas Beri Stimulus Pendidikan bagi 20 Kader Muhammadiyah
KAPUAS, PULANGPISAUMU.COM – Sebanyak 20 orang penerima manfaat yang merupakan generasi penerus Persyarikatan Muhammadiyah mendapatkan bantuan stimulus dari LAZISMU Kapuas. Bantuan berupa dana tunai tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi dan penyemangat dalam menunjang kebutuhan mereka selama menempuh pendidikan.
Para penerima manfaat saat ini tengah menuntut ilmu di MBS/pondok pesantren, baik yang berada di Pulau Kalimantan maupun di Pulau Jawa. Beberapa di antaranya telah menjadi hafiz Al-Qur’an dengan capaian hafalan 5, 10, bahkan hingga 30 juz. Pada saat penyerahan bantuan, sebagian di antara mereka sedang pulang kampung ke Kapuas sehingga dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Dua di antaranya tengah menjalani pembinaan di Pondok Shobron Solo dan secara formal menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Salah satu calon penerima manfaat, Fitrianor, dipercaya menjadi imam pada pelaksanaan salat tarawih. Kemampuannya dinilai sangat baik, terlebih setelah mendapatkan pembinaan selama dua tahun terakhir. Suara yang merdu serta penguasaan makhraj dan tajwidnya menuai pujian dari para jamaah.
Ketua LAZISMU Kapuas, Muhammad Arya, menjelaskan bahwa program ini merupakan program unggulan hasil kolaborasi beberapa majelis di lingkungan PDM Kapuas, baik dalam penyusunan maupun pelaksanaannya. Majelis yang terlibat antara lain Majelis Dikdasmen, PNFI, dan Pendidikan Kader yang diketuai Dr. H. Fimier, M.Pd., Majelis Tabligh yang diketuai Ust. H. Ramlan, S.Pd.I., serta Majelis Pustaka dan Informasi yang diketuai H. Sapto Subagio yang aktif mempublikasikan kegiatan Muhammadiyah di media.
Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut unsur PDM Kapuas, di antaranya H. Kamarudin, A.K. yang membidangi Majelis Tabligh bersama perwakilan majelis Fahmi, S.Sos., S.Pd., M.Pd., kemudian H. Radiansyah, M.Pd. yang membidangi Dikdasmen, PNFI, dan Pendidikan Kader bersama Susilo, M.Pd., serta H. Sogian Nor yang membidangi LPCRPM, RB, dan ZIS.
Lebih lanjut, Arya menjelaskan bahwa LAZISMU Kapuas baru mulai aktif sejak penggalangan donasi bencana banjir Aceh-Sumatera pada awal 2026. Selanjutnya, LAZISMU mendapatkan dukungan penuh dari PDM Kapuas melalui surat imbauan kepada seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan Muhammadiyah untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui LAZISMU. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat PDM Kapuas Nomor 157/III.O/B/2026 tertanggal 8 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris PDM M. Jalaluddin, M.Pd. dan Ketua Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd. tentang “Gerakan ZIS Ramadan”.
Gerakan tersebut membuahkan hasil dengan mulai mengalirnya dana umat ke rekening LAZISMU, baik berupa zakat harta, infak, maupun sedekah. Donasi diawali dari keluarga pimpinan PDM, kemudian diikuti oleh pengurus, anggota, hingga para simpatisan. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat yang berhak.
Ketua PDM Kapuas berharap ke depan LAZISMU dapat menjadi satu pintu pengelolaan dana umat (ZIS) yang memiliki legalitas jelas, sehingga mampu mendukung kebutuhan operasional majelis, lembaga, serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan organisasi otonom (ORTOM), sekaligus memperkuat pelayanan kemaslahatan umat. Ia bahkan menyebut LAZISMU sebagai “Kementerian Keuangan Muhammadiyah” di tingkat daerah, dengan nada berseloroh.
Berbagai program majelis dan lembaga ke depan juga tengah disiapkan untuk pelayanan umat. Selain program di bidang pendidikan yang sudah berjalan, pada tahun ini juga direncanakan pendirian Klinik Kesehatan PKU Muhammadiyah yang berlokasi di samping Masjid Al Ihsan, dengan proses perizinan yang telah diajukan ke instansi terkait.

