DIY Jadi Lazismu Terbaik Nasional, Enam Wilayah Raih Penghargaan di Rakernas 2026

BANJARBARU, PULANGPISAUMU.COM – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pusat memberikan apresiasi kepada enam wilayah terbaik melalui ajang Lazismu Award 2025. Penghargaan ini diumumkan dalam kegiatan Soft Opening Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jumat (7/11/2025).

Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pusat, Gunawan Hidayat, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian, inovasi, dan dedikasi Lazismu Wilayah dalam menguatkan gerakan zakat di Indonesia. “Penetapan nominator Lazismu Award terbaik tahun 2025 mencakup enam kategori utama yang telah melalui proses penilaian dan verifikasi mendalam,” ujarnya.

Kategori tersebut meliputi Pertumbuhan ZISKA Terbaik, Kreativitas Penghimpunan Terbaik, Program Terbaik, Laporan Terbaik, Amil Berprogres Terbaik, dan Lazismu Terbaik Nasional.

Untuk kategori Pertumbuhan ZISKA Terbaik, penghargaan diraih oleh Lazismu Wilayah Gorontalo.
Pada kategori Kreativitas Penghimpunan Terbaik, Lazismu Jawa Tengah tampil unggul melalui Program Kampung Sedekah Mentari di Sragen, yang menjadi contoh sinergi antara masjid dan warga dalam menggerakkan filantropi di tingkat lokal.

Anggota Badan Pengurus Lazismu, Artati Haris, menjelaskan bahwa penghargaan Program Terbaik dibagi berdasarkan enam pilar utama: ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial dakwah, kemanusiaan, dan lingkungan.

  • Pilar Ekonomi Terbaik diraih oleh Lazismu Kalimantan Barat dengan program Kelompok Tani Muhammadiyah (KITAMU).
  • Pilar Pendidikan Terbaik diraih Lazismu Jawa Tengah melalui inovasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) di Brebes.
  • Pilar Kesehatan Terbaik diraih Lazismu Lampung lewat Layanan Ambulanmu di Sekampung Udik, Lampung Timur.
  • Pilar Sosial Dakwah Terbaik diraih Lazismu DIY dengan program pemberdayaan mualaf di Kulonprogo.
  • Pilar Kemanusiaan Terbaik juga diraih Lazismu DIY dengan program Air untuk Negeri di Tepus, Gunungkidul.
  • Sementara pilar Lingkungan Terbaik kembali diraih Lazismu Jawa Tengah melalui gerakan Penanaman Sejuta Pohon Alpukat di Kendal.

Untuk kategori Laporan Terbaik, Lazismu Jawa Barat meraih penghargaan berkat ketepatan waktu, kelengkapan, dan akurasi dalam penyampaian laporan. “Penilaian mencakup aspek kepatuhan administratif serta transparansi data,” jelas Ibnu Tsani, Direktur Utama Lazismu Pusat.

Kategori Amil Berprogres Terbaik diberikan kepada Ahmad Hunain dari Lazismu Sulawesi Selatan, sedangkan predikat tertinggi sebagai Lazismu Terbaik Nasional diraih oleh Lazismu Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi juga motivasi untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dan inovasi dalam mengelola zakat di era modern.

“Lazismu Award menjadi ajang refleksi atas kerja keras seluruh amil dan wilayah dalam menghadirkan kemanfaatan yang nyata bagi umat,” ujar Mujadid Rais.

Rakernas Lazismu 2026 yang berlangsung 7–9 November di Banjarbaru ini mengusung tema “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan.” Selain agenda rapat kerja dan penghargaan, kegiatan ini juga dirangkai dengan Expo UMKM Lazismu di Lapangan Dr. Murjani Banjarbaru.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *