Forum TBM Kalteng Gelar ORASI “Perempuan Penggerak Literasi”, Angkat Semangat Kartini Masa Kini
PALANGKA RAYA, PULANGPISAUMU.COM – Forum Taman Bacaan Masyarakat Kalimantan Tengah (Forum TBM kalteng) menggelar kegiatan Talkshow ORASI (Obrolan Santai Literasi) bertajuk “Perempuan Penggerak Literasi” dengan tema “Kartini dan Literasi Perempuan Masa Kini”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan AIS Nasution No. 11, Palangka Raya, dan diikuti 36 peserta dari pegiat komunitas literasi serta TBM se-Kalimantan Tengah. (24/04).
Kegiatan ini adalah kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah, Forum TBM Kalteng, Duta Baca, Balai Bahasa Kalimantan Tengah, serta komunitas literasi dan TBM se-Kalimantan Tengah dalam upaya menggerakkan budaya literasi secara bersama.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah C. Sari, Ketua Forum TBM Kota Palangka Raya, Riethma Ys., serta Ketua Huma Literasi Palangka Raya, Qanita Tajuddin.
Menariknya, ORASI yang selama ini rutin digelar secara daring oleh Forum TBM Kalteng, kali ini dilaksanakan secara luring. Momentum ini dimanfaatkan seiring berkumpulnya para pegiat literasi dari berbagai kabupaten kota di Kalimantan Tengah yang tengah mengikuti pembinaan komunitas penggerak literasi oleh Balai Bahasa Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Adiah C. Sari menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dengan komunitas literasi. Ia juga mengajak para pegiat untuk tidak mudah menyerah dalam menggerakkan literasi.
“Langkah kecil dari para penggerak literasi akan berdampak besar bagi masa depan anak bangsa menuju generasi emas,” ujarnya.
Sementara itu, Duta Baca Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, Nur Hidayanti, berharap gerakan literasi terus tumbuh dari lingkungan terdekat.
“Saya berharap gerakan literasi di Kalimantan Tengah terus tumbuh dari hal-hal sederhana, dari rumah, keluarga, hingga komunitas kecil yang memiliki mimpi besar. Perempuan, anak muda, relawan literasi, hingga pegiat di pelosok desa merupakan cahaya perubahan,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem literasi. Menurutnya, literasi tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diyakini mampu menciptakan ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
Mewakili Ketua Forum TBM Kalimantan Tengah, Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan, Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kuat sinergi dalam menggerakkan budaya literasi, khususnya di Kalimantan Tengah.
“Kartini saat ini telah turut serta mengambil peran pengembangan literasi bukan hanya dari rumah, akan tetapi telah melangkahkan kaki dengan kerja kerja sosial menanamkan budaya baca mulai dari akar rumput, dimana mereka rela mengorbankan waktu, tenaga, finansial untuk mencerdaskan anak bangsa” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memberikan dukungan dan fasilitas bagi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai wawasan, di antaranya peran strategis perempuan sebagai motor penggerak literasi di keluarga dan masyarakat, pentingnya dukungan pemerintah dalam memperluas dampak gerakan literasi, serta literasi sebagai sarana pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kepercayaan diri perempuan. Selain itu, komunitas literasi dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ORASI ini juga menjadi ruang berbagi inspirasi bagi para pegiat literasi perempuan yang telah berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Dari berbagai pengalaman yang disampaikan, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai upaya memahami kehidupan, realitas sosial, serta keberanian mengambil peran dalam perubahan.
Ikhtiar Forum TBM Kalteng
Sebagai bagian dari ikhtiar bersama, Forum TBM Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan kolaborasi, sinergi, dan konsolidasi gerakan literasi di daerah. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat, gerakan literasi diharapkan tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga berdampak nyata dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Semangat kolaborasi ini menjadi fondasi penting agar literasi terus hidup, tumbuh, berdampak dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok Kalimantan Tengah.
(Bon)

