Hadapi Kekeringan, Bikersmu dan MDMC Boyolali Distribusikan 16 Tangki Air Bersih
BOYOLALI, PULANGPISAUMU.COM – Krisis air bersih mulai dirasakan warga di sejumlah desa di Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, seiring puncak musim kemarau 2026. Sejumlah sumber air yang selama ini diandalkan masyarakat menyusut drastis, bahkan sebagian mengering. Kondisi ini membuat warga harus menempuh jarak lebih jauh atau mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, Komunitas Bikersmu PCM Ngemplak Chapter Boyolali bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Boyolali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16 tangki. Kegiatan yang berlangsung pada 1–10 Oktober 2026 ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap selama sepuluh hari agar distribusi dapat menjangkau warga secara merata dan tepat sasaran. Lima desa yang menjadi sasaran bantuan meliputi Desa Bercak, Garangan, Bengle, Jatilawang, dan Krobokan.
Relawan mengantarkan air ke sejumlah titik yang telah dipetakan bersama perangkat desa setempat. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Komunitas Bikersmu PCM Ngemplak Chapter Boyolali, Kuwat Widodo, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari kepedulian anggota komunitas terhadap kondisi warga yang mengalami kesulitan air bersih.
“Kami tidak ingin hanya berkumpul dan berkendara bersama. Sebagai bagian dari Muhammadiyah, kami ingin kehadiran Bikersmu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih di saat warga kesulitan air bersih seperti sekarang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah berkontribusi sehingga bantuan 16 tangki air bersih dapat disalurkan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, relawan Bikersmu dan tim MDMC Boyolali bekerja sama mengatur distribusi bantuan. Tugas mereka meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan jadwal pengiriman, serta pendampingan di lokasi penyaluran.
MDMC Boyolali turut mendukung kegiatan tersebut melalui pengalaman dan jaringan kebencanaan yang dimiliki, terutama dalam pemetaan kebutuhan warga dan pengelolaan logistik.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antarelemen Muhammadiyah dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Terlebih, kekeringan merupakan persoalan yang hampir setiap tahun dihadapi sejumlah wilayah di Wonosamudro.
Bantuan Air Sangat Berarti bagi Warga
Apresiasi atas penyaluran bantuan tersebut disampaikan oleh Marto, salah seorang perangkat Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Bikersmu dan MDMC Boyolali kepada warga.
“Atas nama pemerintah desa dan warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Bikersmu dan MDMC Boyolali. Bantuan air ini sangat berarti bagi warga kami, karena kebutuhan air untuk memasak, mencuci, dan keperluan sehari-hari semakin sulit dipenuhi pada musim kemarau ini,” tuturnya.
Marto berharap kepedulian serupa dapat terus berlanjut dan mendorong lebih banyak pihak untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.
Ke depan, Bikersmu PCM Ngemplak Chapter Boyolali bersama MDMC Boyolali berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial serupa. Keduanya juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan para dermawan untuk turut berpartisipasi agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Bikersmu dan MDMC Boyolali tidak hanya menghadirkan bantuan air bersih, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kontributor: Ir. Much. Djunaidi, S.T., M.T., IPM

