Hidupkan masjid dengan kajian rutin Masjid Al-Ihsan Kuala Kapuas
PULANGPISAUMU.COM – Etika berdakwah Muhammadiyah diharapkan diatur , bagaimana kultur yang dilakukan dalam berdakwah .
Warga Muhammadiyah lebih bersikap dewasa dalam menghormati perbedaan , dan jangan membuat renggangnya ukhuwah sesama muslim.
Harapan tersebut disampaikan Ustadz Mim Fadhili Rabbi , S,Sy, S.Pd , Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan pada Pengajian Ba’da Subuh di Masjid Muhammdiyah Al –Ihsan Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Ahad (7/8)
“ Bagaimana kita lebih mendewasakan diri, artinya kita memahami perbedaan tersebut dengan benar-benar pemahaman yang tidak menyalahkan “ terang Ustadz Mim Fadhili Rabbi.
“ Dakwah Muhammadiyah tidak menyakiti, tidak menyalahkan dan lain sebagainya “ , ungkapnya.
Ustadz Mim Fadhli mengingatkan , warga Muhammdiyah harus mawas diri dalam mengelola Masjid dan Rumah ibadah.
Sementara itu Sekretaris Dewan Kerja Masjid (DKM) Muhammadiyah Al-Ihsan, Gusti M Alianto mengutarakan , DKM terus berupaya melaksanakan dan meningkatkan kegiatan Kajian Islam secara rutin dalam rangka dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.
Dakwah amar ma’aruf nahi mungkar bersifat kebaikan dan bimbingan serta peringatan . Memaknai bahwa ketika mengajak kepada kebaikan sekaligus melawan kemungkaran.
“Kajian rutin yang telah dilaksanakan DKM Muhammadiyah Al Ihsan , diantaranya Kajian Pekanan yang yang diisi oleh Ustadz Suryani Jiddiy, Lc dan kajian bulanan atau dua pekanan disampaikan Ustadz dari luar Kota Kapuas” terang Gusti. (Bon/Sap)

