Muhammadiyah Kalteng Kuatkan Strategi Pengelolaan Dakwah Masjid Muhammadiyah

PALANGKARAYA, PULANGPISAUMU.COM – Akhir-akhir ini kembali ramai diperbincangkan terkait masalah masjid-masjid Muhammadiyah yang disusupi bahkan diambil alih oleh kelompok-kelompok diluar Muhammadiyah, dimana kelompok-kelompok ini dalam aktivitasnya di masjid Muhammadiyah telah merubah dan mempengaruhi paham dan kegiatan masjid yang tidak sesuai dengan pedoman atau aturan di Muhammadiyah.

Dalam rangka konsolidasi organisasi untuk persamaan persepsi program bidang dakwah dan pengembangan cabang dan ranting serta pembinaan dan pengelolaan masjid Muhammadiyah , Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Bidang Dakwah, Pengembangan Cabang dan Ranting serta Pengelolaan Masjid Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah tahun 2024.
Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 21-23 Juni 2024, yang bertempat di Rusunawa Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, jalan Anggrek Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah.

Rakor diikuti oleh Majelis Tabligh PWM Kalteng, LPCR PWM Kalteng, wakil ketua Bidang Tabligh PDM se-Kalteng,
wakil ketua Bidang Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid se- Kalteng, ketua Majelis Tabligh PD Muhammadiyah se-Kalteng, ketua LPCR dan Pembinaan Masjid PD Muhammadiyah se-Kalteng, dan Ketua Takmir atau pengelola Masjid Muhammadiyah se-Kalteng.

Dalam sambutannya, Ketua PWM Kalimantan Tengah Prof. Dr Ahmad Syar’i, M.Pd mengatakan bahwa secara nasional di dalam pengelolaan masjid Muhammadiyah menghadapi berbagai tantangan, termasuk di Kalimantan Tengah, bahkan ada beberapa masjid yang dikelola oleh Muhammadiyah, saat ini tidak dapat lagi dimanfaatkan untuk dakwah Muhammadiyah.

Menurutnya, untuk mengantisipasi ini, dari PWM Kalteng khususnya Majelis Tabligh perlu memberikan bahan, pedoman dan penguatan bagi pengelola masjid, termasuk institusi yang membawahinya yaitu PDM bidang Dakwah, pengembangan Cabang dan Ranting serta pengelolaan Masjid.

Melalui Rapat koordinasi ini Syar’i berharap agar Masjid Muhammadiyah dapat dikelola dengan benar sesuai dengan fungsinya,  ada koordinasi dari persyarikatan, dan tidak  berjalan sendiri-sendiri,  karena bagi Muhammadiyah, Masjid sebagai media dakwah dan kegiatan sosial.

” Informasi yang kami terima, ada beberapa masjid Muhammadiyah di Kalteng yang sudah diambil alih pihak lain, yang berarti ada kelemahan dari sisi perngelolaanya, bahkan kegiatan dakwah persyarikatan tidak dapat dilaksanakan lagi di masjid tersebut , padahal masjid tersebut didirikan dan sudah lama dikelola oleh Muhammadiyah” ujar Syar’i

Terakhir ia berharap melalui rakor ini kegiatan dakwah bisa lebih semarak lagi, Cabang dan ranting lebih berkembang lagi, karena banyak warga Muhammadiyah yang ada di kecamatan kecamatan , tetapi belum ada cabang atau rantingnya, sehingga
Pembinaan belum terlakssna dengan baik.

” Kita ingin ada peningkatan pengelolaan masjid, dan lebih penting lagi agar masjid Muhammadiyah terselamatkan kemungkinan acanya pengambilalihan dari pihak lain” tegasnya.

Para peserta Rakor bidang dakwah, pengembangan cabang, ranting dan pembinaan masjid serta pengelolaan masjid Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah tahun 2024 (Doc.Pwm)

 

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 80 peserta dibekali dengan berbagai materi mengenai pengembangan dakwah hingga mengenal aliran salafi yang diisi oleh unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah antara lain : H Muhammad Zuhri, SHI., MPd.I., Prof Dr H Bulkani, MPd., H Muhammad Syairi Abdullah, Dr HM Yamin Mukhtar, Lc., MPdI., dan Prof Dr H Normuslim, MAg.

Masjid-masjid Muhammadiyah dalam pengelolaannya harus benar-benar dilaksanakan sesuai pedoman organisasi dan dikelola oleh pengurus-pengurus yang berasal dari pimpinan, kader, maupun individu yang memiliki pemahaman dan ideologi Muhammadiyah. Hasil rakor tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan yang dapat dijadikan pedoman dalam rangka mengembangkan cabang dan ranting Muhammadiyah sebagai basis gerakan akar rumput, serta pengelolaan masjid Muhammadiyah.(Bon)

 

Editor : Bonni Febri

 


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *