Pengajian Ramadan 1447 H Muhammadiyah Kapuas, KH Saad Ibrahim Sampaikan Tausiyah

KUALA KAPUAS, PULANGPISAUMU.COM Pengajian Ramadan 1447 H di Kabupaten Kapuas menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A., sebagai penceramah utama. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) di dua lokasi berbeda, yakni di Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, ba’da Salat Magrib, serta di Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan  kota Kapuas ba’da Salat Subuh.

Dalam tausiyahnya, Kiai Saad Ibrahim mengulas secara mendalam tentang fungsi Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kalam Allah yang dibaca, tetapi juga pedoman hidup yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk kesehatan mental dan spiritual.

Menurutnya, salah satu fungsi utama Al-Qur’an adalah sebagai syifa (obat). Namun yang dimaksud bukan hanya penyembuh fisik, melainkan terutama sebagai penenang dan pemulih jiwa. Ketika hati dan pikiran manusia sehat melalui bacaan, pemahaman, serta perenungan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, maka dampaknya akan turut dirasakan pada kesehatan fisik.

Dalam konteks Ramadan, beliau menekankan bahwa bulan suci ini memiliki kedekatan yang sangat erat dengan Al-Qur’an, karena di bulan inilah kitab suci diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Ibadah puasa menjadi sarana menempa diri agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, baik melalui tilawah, tadabbur, maupun pengamalan nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Kiai Saad Ibrahim menjelaskan bahwa hidayah manusia terbagi menjadi dua. Pertama, hidayah ad-dakhiliyah, yaitu petunjuk yang telah melekat dalam diri manusia sejak awal penciptaannya. Kedua, hidayah al-kharijiyah, yakni petunjuk yang Allah sediakan di luar diri manusia sebagai bimbingan hidup.

Pengajian Ramadan Kapuas hadirkan Ketua PP Muhammadiyah (Foto Istimewa)

Sejak awal, roh manusia telah dipersiapkan untuk menerima dan menjawab petunjuk Allah dengan kesaksian iman. Karena itu, tidak ada seorang pun yang lahir tanpa potensi menerima kebenaran agama. Setiap manusia telah dibekali fitrah, yaitu kecenderungan alami untuk beriman dan bertuhan.

“Sesungguhnya manusia telah diberi hidayah dan fitrah sejak sebelum memiliki jasad,” pungkas beliau.

Sebagai informasi, Dr. KH. Saad Ibrahim saat ini menjabat Ketua PP Muhammadiyah periode 2022–2027 yang membidangi Tabligh, Dakwah Komunitas, Pondok Pesantren, serta Pembinaan Haji dan Umrah Muhammadiyah. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur periode 2015–2020, dengan fokus pada penguatan jihad ekonomi dan pengembangan dakwah berbasis komunitas.

Pengajian Ramadan tersebut mendapat sambutan hangat dan antusias dari warga Muhammadiyah Kapuas serta kaum muslimin dan muslimat yang memadati kedua masjid. Momentum ini menjadi penguat semangat keislaman sekaligus ajakan untuk semakin menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *