Soft Opening Rakernas Lazismu 2026: Semangat Keberlanjutan dan Gerakan Ekonomi Umat Menggema di Banjarbaru

BANJARBARU, PULANGPISAUMU.COM – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu, adalah sebuah forum tahunan yang mempertemukan amil  dari seluruh Indonesia untuk merumuskan arah, strategi, dan program zakat agar semakin berdampak dan berkelanjutan.

Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026 resmi dimulai dengan acara Soft Opening di di Aula Jeddah, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini menandai dimulainya forum nasional yang akan berlangsung sejak 7 November hingga 9 November 2025, dengan tema “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan” sebagai arah baru gerakan filantropi Islam yang adaptif dan kolaboratif.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan capaian menggembirakan bahwa dana yang berhasil disalurkan Lazismu telah mencapai 90 persen dari total penghimpunan. Menurutnya, capaian ini menegaskan posisi Lazismu bukan hanya sebagai lembaga pengumpul dana umat, tetapi juga lembaga penyalur yang aktif menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Jangan sampai Lazismu menjadi lembaga yang hanya menghimpun, tapi lupa menyalurkan. InshaAllah Lazismu tidak seperti itu. Kita memiliki semangat untuk selalu berbagi dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada sesama,” ujar Rais menegaskan.

Sementara itu, Hilman Latief, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus mantan Ketua Lazismu, menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan signifikan lembaga filantropi ini. Ia mengenang bahwa pada masa kepemimpinannya, penghimpunan dana Lazismu berada di angka Rp30 miliar, namun kini telah menembus Rp530 miliar, meningkat hampir 500 persen hanya dalam beberapa tahun.

“Saya ingin memberikan apresiasi. Tidak pernah saya merasa tidak percaya dengan pengganti saya. Baru tiga tahun, capaian Lazismu sudah meningkat luar biasa,” ungkap Hilman disambut tepuk tangan peserta.

Hilman juga menyinggung hasil riset yang pernah ia lakukan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 2015. Saat itu, ia memperkirakan Lazismu akan mampu menghimpun dana hingga Rp540 miliar. Prediksi itu akhirnya terwujud satu dekade kemudian, menjadi bukti kerja keras dan keberlanjutan gerakan Lazismu di seluruh Indonesia.

“Artinya, 10 tahun kemudian baru tercapai. Saya ingin mengapresiasi bahwa prediksi itu akhirnya terwujud pada tahun lalu. Karena itu, saya yakin angka Rp1 triliun bukan hal yang mustahil bagi Lazismu,” ujarnya optimistis

Dalam acara soft opening tersebut juga digelar sesi Talkshow yang menghadirkan  narasumber dari dunia perbankan,  yaitu Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Anggoro Eko Cahyo yang memberikan paparan “transformasi digital : Aspek Keuangan” dan Vice President CSR BCA, Nona Faletta Aryuni Sumanang, yang  memberikan Praktik baik Program yang Berdampak, Terintregasi , dan Berkelanjutan : Praktik baik Bakti BCA .

Adanya Talkshow tersebut menekankan pentingnya kemitraan antara lembaga filantropi dan sektor bisnis dalam memperluas dampak sosial serta meningkatkan literasi keuangan umat. Hal ini sejalan dengan komitmen Lazismu untuk memperkuat digitalisasi dan inklusi keuangan umat melalui kemitraan strategis dengan perbankan dan platform pembayaran.

Rangkaian Rakernas dan Lazismu Expo 2025

Rangkaian kegiatan Rakernas Lazismu tahun ini tidak hanya berfokus pada konsolidasi program nasional, tetapi juga dirangkai dengan Lazismu Expo 2025, yang digelar di Lapangan Dr. Murjani Banjarbaru sejak 1 hingga 8 November 2025. Pameran ini menghadirkan puluhan pelaku UMKM lokal, termasuk Amal Usaha Muhammadiyah dan masyarakat umum, yang menampilkan produk kreatif, kuliner khas daerah, hingga hasil program pemberdayaan Lazismu seperti RendangMu dan Kampung Berkemajuan.

Expo Lazismu di Lapangan Dr Murjani Banjarbaru tanggal 1-8 November (Doc.Lazismu)

Expo ini menjadi wadah sinergi antara ekonomi umat dan gerakan filantropi. Selain pameran, terdapat pula talk show, seminar, lomba kreatif, dan pentas seni budaya yang menggambarkan semangat kemajuan Muhammadiyah di bidang ekonomi dan pemberdayaan sosial.

Puncak kegiatan expo akan ditandai dengan Grand Opening pada Jumat (7/11) pukul 19.00 WITA, di Lapangan Dr Murjani Banjarbaru yang akan menjadi momentum penyatuan semangat kebersamaan antara Lazismu, pelaku UMKM, dan masyarakat Kalimantan Selatan.

Semangat Inovasi dan Keberlanjutan

Rakernas Lazismu 2025 di Banjarbaru diharapkan menjadi forum strategis dalam memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah yang berdampak luas. Melalui inovasi sosial dan kolaborasi lintas sektor, Lazismu terus mendorong agar dana umat tidak hanya tersalurkan dengan baik, tetapi juga menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan semangat “Dari Umat untuk Umat,” Lazismu membuktikan bahwa filantropi Islam bisa menjadi kekuatan penggerak kemajuan bangsa.

Reporter: Tim Redaksi PulangPisaumu.com


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *