PW ‘Aisyiyah Kalteng Tinjau Pengembangan PKBM Aisyiyah Tirta Pertiwi di Maliku Pulang Pisau
MALIKU, PULANGPISAUMU.COM — Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWA Kalteng) melakukan kunjungan pembinaan ke PKBM ‘Aisyiyah Tirta Pertiwi yang berlokasi di Desa Kanamit Barat, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (11/5/2026).
Kunjungan rombongan dari Kota Palangka Raya tersebut menjadi bagian dari rangkaian semarak Milad ke-109 Aisyiyah sekaligus upaya memperkuat pengembangan pendidikan nonformal di lingkungan ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah.
Hadir dalam rombongan di antaranya Prof. Hamdanah, Ketua Majelis PAUD Dasmen PW ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah Sri Winarsih, beserta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua PKBM Aisyiyah Tirta Pertiwi Anita bersama pengelola lembaga, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pulang Pisau Suparni beserta pengurus, serta perwakilan PCM/PCA Pandih Batu dan PCM/PCA Maliku.
Dalam pemaparannya, Anita menjelaskan bahwa PKBM Aisyiyah Tirta Pertiwi hadir untuk memberikan akses pendidikan kepada masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk peserta didik usia dewasa dan mereka yang telah bekerja.
Menurutnya, tantangan keterbatasan jarak dan waktu dijawab melalui inovasi pembelajaran berbasis daring dan pendampingan belajar yang lebih fleksibel, terutama untuk menghadapi ujian berbasis online.
“Alhamdulillah, kami terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan adaptif sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, lembaga tersebut membina sekitar 60 siswa TK, 40 peserta Kelompok Bermain (KB), dan 56 peserta didik program PKBM.
Ketua PD Aisyiyah Pulang Pisau, Suparni, menyampaikan bahwa perkembangan PKBM ini dinilai terus menunjukkan kemajuan. Ia menjelaskan bahwa PKBM ‘Aisyiyah Tirta Pertiwi telah terdaftar resmi di Dinas Pendidikan, memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), menerima dana BOS, serta telah meraih akreditasi B.
Sementara itu, Prof. Hamdanah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga terhadap semangat pengelola dalam membangun pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keberadaan PKBM menjadi salah satu bentuk nyata dakwah ‘Aisyiyah di bidang pendidikan.
Ketua Majelis PAUD Dasmen PW ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah, Sri Winarsih, bahkan menyebut PKBM Aisyiyah Tirta Pertiwi layak menjadi salah satu model pengembangan pendidikan nonformal di Kalimantan Tengah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama terkait arah pengembangan PKBM ke depan. Dalam forum tersebut muncul sejumlah gagasan strategis, di antaranya pengembangan layanan keterampilan seperti kewirausahaan, kursus bahasa, hingga penguatan produk unggulan lokal sesuai potensi daerah.
Selain itu, PKBM juga diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antar lembaga pendidikan, termasuk membantu pemenuhan jam mengajar bagi guru yang membutuhkan tambahan jam pembelajaran.
Menariknya, layanan pendidikan di PKBM Aisyiyah Tirta Pertiwi dinilai cukup membantu masyarakat karena peserta didik tidak dibebani biaya besar berkat dukungan dana BOS, sehingga akses pendidikan menjadi lebih terbuka dan inklusif.
Terkait sarana prasarana, PW ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah juga menyatakan kesiapan mendampingi pengajuan pembangunan ruang belajar baru melalui proposal bantuan, dengan syarat tersedianya lahan yang memadai.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antar unsur ‘Aisyiyah dalam menghadirkan pendidikan nonformal yang inovatif, inklusif, dan berkemajuan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

