Bangkitkan Semangat Pemuda Muhammadiyah Kalsel: Musywil XVI PWPM Kalsel di Aula Dr. KH. Idham Chalid

AMUNTAI, PULANGPISAUMU.COM  – Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-16 Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diselenggarakan tanggal 14-16 Juli 2023 akan dipusatkan di Aula Dr KH Idham Chalid, tepatnya di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan

Dr KH Idham Chalid adalah salah satu pahlawan nasional dari Kalimantan Selatan. Ia merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Ayahnya H Muhammad Chalid, penghulu asal Amuntai.

Saat usia Idham enam tahun, keluarganya hijrah ke Amuntai dan tinggal di daerah Tangga Ulin, kampung halaman leluhur ayahnya. Ayahnya berdarah Melayu Banjar asli, sedangkan ibunya campuran darah Banjar dan Melayu juga ada darah Bugis.


Idham Chalid adalah salah satu politisi Indonesia yang berpengaruh pada masanya. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda.


Idham Chalid juga pernah menjabat sebagai ketua MPR dan Ketua DPR. Selain sebagai politikus, ia aktif dalam kegiatan keagamaan dan pernah menjabat Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) pada tahun 1956-1984.

Idham Chalid diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia, bersama dengan 6 tokoh lain, berdasarkan Keppres Nomor 113/TK/Tahun 2011 tanggal 7 November 2011.

Idham Chalid meninggal di Jakarta 11 Juli 2010, pada usia 88 tahun.

Nama Idham Chalid kemudian diabadikan menjadi nama aula di kota Amuntai ini.

Kini setelah 13 tahun kepergian Dr KH Idham Chalid, gedung aula yang beralamat di Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ini akan menjadi saksi tempat dilaksanakannya perhelatan akbar musyawarah tertinggi di tingkat wilayah dalam organisasi kepemudaan Muhammadiyah Kalsel.

Telah banyak agenda besar baik oleh instansi pemerintah maupun kalangan umum yang digelar di aula bernuansa warna cokelat dan krim ini. Termasuk salah satunya adalah musywil PWPM Kalsel pada pertengahan Juli 2023 kali ini.

Idham Chalid adalah salah satu contoh pemuda asli banua yang berhasil membawa nama harum daerah tempat kelahirannya hingga ke tingkat nasional. Demikian pula dengan pemuda Muhammadiyah bertekad membangun Kalimantan Selatan yang berkemajuan sesuai dengan tema “Pemuda Negarawan, Memajukan Banua.”

Dan harapannya persyarikatan Pemuda Muhammadiyah akan melahirkan Idham Chalid-Idham Chalid baru di masa yang akan datang.

Apa Yang khas di Kota Amuntai ?

Amuntai adalah ibu kota kabupaten Hulu Sungai Utara yang sekaligus menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian. Kota Amuntai terletak di pertemuan antara sungai Negara, sungai Tabalong dan sungai Balangan.

Monumen Itik halabiu maskot kota Amuntai Kalsel (Doc.Mu4)

Dilansir dari laman mu4.or.id , berikut beberapa hal keindahan dan keunikan kota Amuntai :

1. Masakan bebek panggang (Itik Halabiu)
Itik Halabiu merupakan ciri khas kota Amuntai sehingga tidak sulit menemukan warung makan yang menyajikan menu itik panggang. Disini itik panggang selalu disajikan bersama semangkuk sup yang berbeda dengan sup di tempat lain.

Bila ingin dibawa pulang, mungkin dendeng itik bisa menjadi pilihan. Konon kabarnya, itik halabiu merupakan persilangan antara bebek lokal Kalimantan dengan bebek Peking.

2. Masakan belibis panggang
Bila anda sudah sering menyantap bebek, mungkin ada alternatif lain dengan mencoba mencicipi burung belibis panggang yang rasanya juga tidak kalah nikmat.

3. Nostalgia permen gula-gula
Anda yang ingin bernostalgia dengan masa kecil saat masih suka membeli permen gula berwarna-warni di kios dekat rumah atau depan sekolah. Nah, di Amuntai ini masih ada pedagang yang menjual permen gula yang dibikin menjadi berbagai macam bentuk, seperti bunga, perahu, burung, sandal dan lain-lain. Bahkan ada pula yang memesan khusus permen ini untuk acara pernikahan.

4.  Monumen itik Halabiu
Di tengah kota terdapat sebuah patung bebek sebagai landmark kota. Namanya Monumen Itik Alabio. Luangkan sedikit waktu mengambil beberapa potret diri dengan latar belakang maskot kota Amuntai tersebut sebagai kenang-kenangan.

Beberapa produk kerajinan bahan purun khas amuntai (Doc.Mu4)

5. Tas purun di Pasar Kerajinan Amuntai
Berbagai macam produk kerajinan tangan bisa anda temukan di Pasar Kerajinan ini. Ada tikar, topi, tas, dompet, yang semuanya diolah dari tumbuh-tumbuhan yang banyak hidup di rawa, seperti purun, eceng gondok, rotan, rumbia dan lainnya.

 

Aneka kue tradisional khas Amuntai, Kalimantan Selatan (Doc.Mu4)

6. Aneka kue tradisonal
Bagi anda penyuka jajanan pasar maka kota Amuntai menawarkan beragam kue-kue tradisonal yang mungkin sudah sulit dijumpai di daerah lain. Mampirlah ke Pasar Induk Amuntai dan saatnya anda berburu pais sagu, roti sagu, lupis, cincin talipuk, surabi, dan masih banyak lagi.

Kerbau Rawa di lokasi Danau Panggang Amuntai (Doc.Mu4)

7. Kerbau Rawa
Apabila biasanya kita melihat kerbau yang hidup di daratan. Nah, di Danau Panggang Amuntai ini, anda akan terkesima menyaksikan sekawanan kerbau yang menghabiskan waktunya berendam di air sepanjang hari.

 

 

Editor : Bonni Febri


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *