Puasa Bukan Sekadar Rutinitas Tahunan, Tetapi Pembentuk Kepribadian Muslim

PULANG PISAU, PULANGPISAUMU.COM  – Kultum Tarawih ke-17 di Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau menghadirkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Dhofir. Dalam kultum singkat tersebut, ia mengajak jamaah untuk memaknai ibadah puasa Ramadhan tidak sekadar sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai sarana membentuk karakter dan memperkuat keimanan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Dhofir menegaskan bahwa puasa memiliki dimensi spiritual yang sangat dalam. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi latihan bagi jiwa untuk mengendalikan diri dari berbagai godaan duniawi. Melalui puasa, seorang Muslim diajak untuk membersihkan hati, memperkuat iman, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama.

Ia menjelaskan bahwa Ramadhan adalah momentum penting untuk memperbaiki kualitas diri. Karena itu, puasa hendaknya dijadikan sebagai sarana pembinaan diri yang berkelanjutan, bukan hanya ritual yang dilakukan setiap tahun tanpa perubahan sikap dan perilaku.

“Hendaknya kita menjadikan puasa ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai pembentuk kepribadian. Dari puasa kita belajar kesabaran, kesederhanaan, dan meningkatkan kepedulian sosial,” pesan Ustadz Ahmad Dhofir di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadhan—seperti kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama—harus tetap dijaga bahkan setelah Ramadhan berakhir. Dengan demikian, puasa benar-benar memberikan dampak nyata dalam kehidupan seorang Muslim.

Di akhir tausiyahnya, ia berharap agar seluruh jamaah mampu memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia juga mengajak umat Islam untuk senantiasa bersyukur serta menjaga keimanan agar tetap istiqamah dalam menjalani kehidupan.

Kultum Tarawih di Masjid KH Ahmad Dahlan sendiri rutin dilaksanakan selama bulan Ramadhan dan diisi oleh para dai serta tokoh Muhammadiyah, sebagai bagian dari upaya memperkuat dakwah dan memberikan pencerahan kepada masyarakat.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *