Gempa 4,6 SR Flores Timur, MDMC Respon Cepat Bantu Warga
FLORES TIMUR, PULANGPISAUMU.COM , 11 April 2026 – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bergerak cepat merespons kejadian gempa bumi berkekuatan 4,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Gempa tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan serta menimbulkan korban luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya menjadi wilayah yang terdampak cukup parah dengan ratusan rumah mengalami kerusakan. Hingga kini Sabtu, 11 April 2026, sebagian warga masih memilih bertahan di luar rumah karena khawatir akan gempa susulan yang masih terjadi.
Situasi di lapangan juga diwarnai dengan beberapa kali gempa susulan yang tetap terasa, bahkan saat proses pendistribusian bantuan berlangsung. Kondisi ini menambah kekhawatiran dan trauma bagi masyarakat terdampak.
Merespons kondisi tersebut, MDMC Kabupaten Flores Timur berkoordinasi dengan MDMC Pimpinan Pusat untuk melaksanakan tanggap darurat dengan mendirikan pos koordinasi relawan serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Pos koordinasi relawan MDMC saat ini berlokasi di halaman SMA Muhammadiyah Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur.
Ketua MDMC Flores Timur, Sajidin Sengaji, menyampaikan bahwa langkah respons cepat dilakukan sebagai upaya awal untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Hari ini MDMC melakukan respons cepat sebagai langkah awal dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak, sesuai dengan hasil asesmen tim di lapangan,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi terpal untuk kebutuhan tenda darurat, air mineral, serta kebutuhan khusus bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, dan penyintas luka.
Kelompok penyintas yang menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan meliputi warga dengan rumah rusak berat, korban luka, serta kelompok rentan seperti lansia, bayi, balita, dan penyandang disabilitas.
Ia menambahkan bahwa meskipun bantuan yang diberikan masih terbatas, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak. “Saat ini tim MDMC masih terus melakukan asesmen untuk memperbarui data real warga terdampak sebagai dasar penentuan langkah respons selanjutnya,” tambahnya.
MDMC berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak melalui upaya tanggap darurat hingga tahap pemulihan, sebagai bagian dari ikhtiar kemanusiaan dalam penanggulangan bencana.

