Kokamwati Katolik, Simbol Keberagaman di Tanwir Muhammadiyah 2024 Kupang
KUPANG, PULANGPISAUMU.COM – Kupang menjadi saksi semangat keberagaman dalam Tanwir Muhammadiyah 2024, yang berlangsung pada 3-6 Desember 2024. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kehadiran Kokamwati, anggota KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah), yang memeluk agama Katolik. Terdapat Afra Asmici Dian, seorang mahasiswa semester 7 Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) yang aktif di Kokamwati.
Afra, mahasiswi asal Flores, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelayanan Muhammadiyah yang terbuka bagi semua kalangan. Sebelum bergabung dengan Kokam, Afra sempat aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) saat awal perkuliahannya, meskipun kini ia lebih fokus menyelesaikan tugas akhir skripsinya.
Afra, yang merupakan jemaat Katolik, merasa diterima dengan hangat di UMK, meski perguruan tinggi tersebut berbasis Islam. Ia mengapresiasi lingkungan perkuliahan yang penuh kebersamaan dan saling membantu. “Kami senang di sini, diterima dengan baik, dan teman-teman saling akrab,” ungkapnya.
Selain itu, Afra juga terkesan dengan mata kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang menurutnya memberikan pengalaman berharga, khususnya dalam hal toleransi. Meski sempat mengalami kesulitan belajar bahasa Arab, Afra merasa terbantu oleh dukungan teman-temannya.
“Di Muhammadiyah, toleransi bukan hanya kata-kata, tapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujarnya.
Keluarga Afra juga memiliki ikatan erat dengan UMK. Kakaknya telah menyelesaikan pendidikan di UMK, dan adiknya saat ini masih menempuh studi di sana. Keluarga mereka bersyukur atas keberadaan Muhammadiyah yang telah menjadi tempat belajar bagi anak-anak mereka, terutama mengingat kondisi ekonomi yang terbatas.
Afra berharap Muhammadiyah dapat terus memperluas perannya dalam aksi sosial, kemanusiaan, dan pendidikan, sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Partisipasi Kokamwati ini menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah tidak hanya mengedepankan nilai-nilai Islam, tetapi juga menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman. Sebagai bagian dari tim pengamanan, kehadiran Kokamwati ini melengkapi harmoni acara yang dihadiri oleh ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Dengan tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua,” Tanwir kali ini menjadi ruang untuk menyusun strategi demi kontribusi Muhammadiyah bagi umat, bangsa, dan negara. Kehadiran berbagai pihak, termasuk anggota KOKAM dari lintas agama, menjadi simbol bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi semangat kolaborasi demi tujuan bersama.

