Menyongsong Puncak Milad 1 Abad Muhammadiyah di Alabio: Ribuan Warga Siap Meriahkan Momentum Sejarah

ALABIO, PULANGPISAUMU.COM – Persiapan menuju puncak peringatan Milad 1 Abad Muhammadiyah dan Milad ke-113 tingkat Wilayah Kalimantan Selatan terus dimatangkan. Kegiatan akbar yang akan digelar di Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Ahad, 23 November 2025 ini menjadi momentum bersejarah, mengingat Alabio merupakan tempat lahirnya Muhammadiyah pertama kali di Kalimantan pada tahun 1925.

Saat dihubungi redaksi pulangpisaumu.com, Nanda Apriliadi, Panitia Bidang Kesekretariatan, Penggalangan Dana, serta Dokumentasi dan Publikasi, hingga saat ini berbagai rangkaian pra acara telah berjalan lancar dan mencapai sekitar 75 persen dari keseluruhan agenda yang direncanakan.

“Alhamdulillah, semua rangkaian kegiatan Milad sudah berjalan 75 persen. Sisanya 25 persen masih akan dilanjutkan melalui kegiatan jalan sehat dan beberapa lomba pra milad yang sedang berlangsung,” ungkapnya.

Dalam rangka menyambut momentum satu abad ini, panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti lomba memanah, voli, paduan suara ‘Aisyiyah tingkat wilayah, dan tabligh akbar yang menghadirkan mubaligh dari Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Puncak acaranya tentu menjadi momen yang sangat dinanti, karena akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., bersama Gubernur Kalimantan Selatan, Bupati HSU, serta Ketua PWM Kalsel Prof. Dr. H. Ridhahani Fidzi, M.Pd.,” jelas Nanda.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Nanda menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara. “Dukungan itu bukan hanya bersifat moral, tapi juga berupa bantuan material dan fasilitas yang nyata untuk menyukseskan acara, mulai dari pra kegiatan hingga puncak pelaksanaan,” ujarnya.

Panitia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres HSU, Polda Kalimantan Selatan, serta Dinas Perhubungan HSU dan Dishub Provinsi Kalsel, untuk mendukung kelancaran dan keamanan acara.

Menghidupkan Kembali Sejarah Tajdid di Kalimantan

Lebih jauh, Nanda menegaskan bahwa Milad 1 Abad Muhammadiyah bukan sekadar angka seratus tahun, tetapi simbol perjalanan panjang dakwah dan tajdid yang telah mengakar kuat di tanah Kalimantan.

“1 Abad Muhammadiyah bukan sekadar angka. Ia adalah susunan hari yang disusun rapi oleh para pemimpin dan warga Muhammadiyah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang berkemajuan dalam pendidikan, sosial, dan dakwah,” ucapnya penuh semangat.

Ia juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan simpatisan dari berbagai daerah untuk hadir di Alabio.

“Tanah Alabio adalah saksi lahirnya Muhammadiyah di Kalimantan. Sejarah ini jangan sampai hilang ditelan zaman. Mari kita wariskan semangat itu kepada anak cucu kita.”

Menutup pesannya, Nanda menyerukan semangat persatuan dan silaturahmi di momentum bersejarah ini.

“Satukan tekad, satukan niat, bersama kita merangkul dan menjalin silaturahmi sesama warga Muhammadiyah se-Kalimantan.”

Resepsi Milad: Padat, Bermakna, dan Menginspirasi

Sesuai rundown resmi, acara resepsi Milad akan diisi dengan hiburan pra-resepsi berupa display Drum Band AMM Alabio, atraksi Tapak Suci Putra Muhammadiyah, dan hiburan Band AMM Alabio.

.Acara kemudian akan diisi dengan sambutan Ketua PWM Kalsel, sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, dan pidato Milad oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Sebagai bagian dari momentum bersejarah ini, akan diluncurkan pula video klip theme song Milad 1 Abad Muhammadiyah Kalimantan Selatan dan program BanyuMU.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *