Muhammadiyah Kalteng perlu sosok yang kuat dalam segi integritas dan kualitas.
Muhammadiyah Kalteng perlu sosok yang kuat dalam segi integritas dan kualitas.
Oleh : Evan Bastian
Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX Muhammadiyah Kalteng yang akan digelar pada 10 – 12 Februari 2023 mendatang di Kasongan, Kabupaten Katingan, warga Muhammadiyah Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai bertanya-tanya siapa saja sosok-sosok yang akan berpartisipasi dalam pemilihan calon pimpinan pada Muswil mendatang. Panitia Pemilihan (Panlih) Muswil IX Muhammadiyah Kalteng saat ini sedang melakukan penjaringan bakal calon formatur PWM Kalteng periode 2022 – 2027.
Sebagai kader muda Muhammadiyah, kami tentu sangat berharap Muswil Muhammadiyah Kalteng nantinya menghasilkan sosok pimpinan yang memiliki integritas kuat dalam menggerakan gerakan dakwah persyarikatan.
Meskipun Muhammadiyah Kalteng akan memasuki periode ke-9 nya, namun dalam sejarahnya, Muhammadiyah di Kalteng keberadaannya sudah eksis jauh sebelum negeri ini merdeka dan provinsi Kalteng ini berdiri. Orang mengenal Muhammadiyah dari banyaknya amal usaha seperti sekolah, rumah sakit, dan masjid-masjid yang berdiri dan tersebar sampai ke pelosok-pelosok Kalteng. Harapan kedepannya, Muhammadiyah Kalteng perlu memperluas gerakan dakwahnya melalui unsur-unsur gerakan persyarikatan lainnya yang kini sudah mulai eksis seperti Lazismu, MDMC, MPS, MPM, ekonomi kewirausahaan dan lainnya.
Selain itu pembinaan generasi muda melalui Angkatan Muda Muhammadiyah juga perlu menjadi perhatian. Melalui organisasi otonom yang memiliki sistem perkaderan khusus ini sebagai wadah untuk mencetak kader-kader ideologis yang kelak akan meneruskan gerakan dakwah Persyarikatan ini. Kader-kader ortom bukanlah sebagai “anak manja” yang mendompleng kebesaran nama Muhammadiyah. Mereka berproses melalui beragam level perkaderan di ortom dan bergerak dalam beragam keterbatasan.
Kalau ditanya, berapa banyak warga Muhammadiyah di Kalteng ini ? Tentu kita tidak bisa menyebut angkanya berapa. Jika secara administrasi organisasi, warga Muhammadiyah Kalteng yang memiliki NBM sampai saat ini hanya hampir 3000 orang, diluar itu tentu sangat banyak sekali warga dan simpatisan Muhammadiyah Kalteng lainnya yang secara kuantitas tidak terdata. Ini menjadi Pekerjaan Rumah bersama persyarikatan baik tingkat wilayah sampai ranting untuk kedepannya dapat diketahui kekuatan potensi kader dan warga persyarikatan di Kalteng ini.
Hal penting lainnya untuk diperhatikan ialah penguatan gerakan di akar rumput, terutama cabang dan ranting. Perlu dilakukan pembinaan yang berkelanjutan dan terprogram, mengingat sejarah persyarikatan di Kalteng ini bermula hadir di pelosok-pelosok desa di Kalteng jauh sebelum kemerdekaan atau provinsi ini berdiri. Seperti yang kita ketahui dalam sejarahnya begitu luar biasanya gerakan dakwah para pendahulu kita waktu itu, mampu menggerakan dan menghidupkan persyarikatan dalam keadaan keterbatasan. Beberapa sisa kejayaan masa lalu tersebut dapat kita rasakan hingga saat ini dan menjadi ibrah untuk kita bersama membesarkan persyarikatan
Perkembangan persyarikatan Muhammadiyah di Kalteng tentu tidak bisa kita bandingkan dengan perkembangan di wilayah lain. Setiap wilayah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun kita berharap, kekurangan-kekurangan yang ada terus dilakukan perbaikan dan peningkatan. Saya yakin dengan budaya organisasi di Muhammadiyah dan etos kerja yang dimiliki kader-kader dan pimpinan di Muhammadiyah Kalteng ini kedepannya akan mampu meningkatkan kemajuan persyarikatan di Kalteng. Calon-calon pimpinan yang akan dipilih saat Muswil nanti semuanya harus kita yakini bersama mereka merupakan kader-kader terbaik yang dimiliki persyarikatan Muhammadiyah Kalteng, semuanya memiliki integritas dan latar belakang kepemimpinan yang baik. Dalam musyawarah tentu tidak terlepas dari dinamika, akan ada adu argumen karena adanya perbedaan persepsi. Semoga dalam pelaksanaan muswil nanti berjalan lancar dan sukses dan semoga persyarikatan Muhammadiyah Kalimantan Tengah terus memberikan kontribusi besar bagi ummat, bangsa dan daerah.
Sebagai kader dan warga Muhammadiyah, mari kita dukung dan sukseskan Muswil IX Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah yang akan dilaksanakan pada 11-12 Februari 2023 nanti di Kasongan, Kabupaten Katingan.
Evan Bastian , Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalteng, Pengurus LPCRÂ PWM Kalteng.
Editor : Bonni Febri

