“No Room for Error” Relawan Pemondokan Jadi Ujung Tombak’

SURAKARTA, PULANGPISAUMU.COM – Koordinator Seksi Pemondokan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48, Muamaroh PhD menyampaikan, peran relawan pemondokan sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan terhadap peserta muktamar.

Tantangan yang dihadapi relawan pemondokan juga tidak kecil namun diminta agar sebisa mungkin tidak membuat kesalahan.

“Relawan pemondokan mendapat penekanan agar bisa memahami tamu yang memiliki macam-macam situasi, dengan kondisi macam-macam. Jadi diharapkan no room for error,” kata Muamaroh yang juga Tenaga Pengajar Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS ini.

Oleh sebab itu, menurut Muamaroh, pihaknya membuka rekrutmen relawan secara umum, tidak hanya hanya dari kalangan mahasiswa.
Relawan yang daftar datang dari beberapa kalangan. Ada dari kalangan guru dari Karanganyar, Sukoharjo.

Juga ada relawan yang sebelumnya menjadi volunteer event olahraga ASEAN Paragames 2022 pada Agustus lalu.

“Kita buka umum, Karena yang kita hadapi manusia dengan berbagai karakter. Volunteer pemondokan ini jadi core dari muktamar ini karena khusus melayani tamu tanwir dan muktamar yang ribuan jumlahnya dan terlibat sejak awal. Kalau dari awal tidak ditangani dengan baik tentu jadi persoalan mengingat mereka membawa nama UMS, Solo lah. Kalau salah menempatkan orang bisa gawat,” terang Muamaroh disela acara pembinaan relawan pemondokan di Masjid Pesantren Mahasiswa KH Samanhudi, Kamis, 13 Oktober 2022.

Muamaroh menerangkan, relawan pemondokan yang ada akan berada dalam 43 kamar hotel dan non hotel atau wisma.

“Sehingga kami bentuk klaster A,B,C lokasi hotel mulai dari yang dekat Edutorium, Slamet Riyadi hingga dekat terminal. Kalau ada apa-apa bisa siap. Klaster ini sebagai peta untuk saya dan tim koordinator relawan yang berjumlah 4 orang yang sudah berbulan-bulan bekerja. Dan harus ambil keputusan cepat. Namun kami tetap senang karena dipandu dari PP, ketua bidang juga,” terang Muamaroh yang juga Direktur Pesantren Mahasiswa UMS itu.

 

Editor : Bonni Febri


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *