PDNA Pulang Pisau Gelar “Nasyiah Berbagi” di Bahaur, Angkat Isu Pendidikan dan Pernikahan Dini

BAHAUR, PULANGPISAUMU.COM , 26 Juli 2025 – Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Pulang Pisau menggelar kegiatan Nasyiah Berbagi di SMKS Muhammadiyah Bahaur dan SMP Islam Bahaur.

Nasyiah Berbagi merupakan salah satu program PDNA Pulang Pisau yang terdiri dari dua agenda, salah satunya mengangkat tema “Pendidikan Dulu atau Menikah Dulu”. Tema ini menjadi bentuk kepedulian terhadap para remaja yang cenderung memilih menikah dibanding melanjutkan pendidikan, dengan berbagai alasan.

Ketua PDNA Pulang Pisau, Indri Nanda Maria, menyampaikan bahwa tema ini diangkat karena melihat maraknya fenomena remaja yang menganggap pernikahan sebagai solusi dari semua masalah.

“Tema ini diangkat karena melihat bagaimana kemirisan pemikiran remaja-remaja yang memilih menikah saja, dan menurutnya menikah adalah solusi dari semua masalah — entah itu perekonomian, kesendirian, atau bahkan kesepian. Di zaman yang serba canggih ini tentu hal seperti itu harusnya tidak terpikirkan lagi sebagai solusi,” ujarnya.

SMKS Muhammadiyah Bahaur menjadi salah satu target sosialisasi program ini. Salah satu alasan pemilihan lokasi ini adalah karena letaknya yang jauh dari perkotaan, akses pendidikan tinggi yang terbatas, serta kondisi infrastruktur jalan yang cukup memprihatinkan.

Kepala SMKS Muhammadiyah Bahaur, Ahmad Rosadi, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa Nasyiah Berbagi merupakan bentuk refleksi penting bagi para siswa tentang pentingnya pendidikan.

“Terima kasih banyak kepada PDNA Pulang Pisau karena telah memilih SMKS Muhammadiyah Bahaur untuk menyampaikan bahwa pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dikejar. Ini adalah bahan refleksi untuk siswa-siswi kami ke depannya,” tuturnya.

Selain berbagi ilmu, PDNA Pulang Pisau juga memberikan bingkisan kepada guru-guru honorer atau tenaga pengajar non-PNS di SMKS Muhammadiyah Bahaur dan SMP Islam. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pengajar yang telah mengabdikan diri demi mencerdaskan anak bangsa. Sebanyak 15 tenaga pengajar non-PNS menerima bingkisan dalam kegiatan tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris PDNA Pulang Pisau, Nella Martini yang menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi para pendidik non-PNS.

“Kegiatan ini juga adalah bentuk kepedulian kita dalam dunia pendidikan, khususnya untuk para pendidik non-PNS. Bingkisan ini tidak seberapa, tetapi kepedulian kami yang mesti dilihat,” ungkapnya.

Ketua PCM Kahayan Kuala, Husen Heikal, menyambut langsung kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena dinilai sangat bermanfaat.

“Saya sangat berharap sekali kegiatan ini akan terus berjalan. Semoga tahun depan bisa ada lagi. Karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi tenaga pendidik yang ada di sini. Terima kasih karena sudah peduli dengan kami di sini,” ujarnya. (Nrl/Bon)


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *