Puasa Membeningkan Hati, Cegah Diri dari Korupsi dan Kebohongan

KAPUAS, PULANGPISAUMU.COM – Ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi sarana membeningkan hati agar terhindar dari perbuatan tercela seperti berbohong, menipu, hingga korupsi.

Penegasan tersebut disampaikan Ustadz H. Sulikan Sariyun, Lc dalam Pengajian Tarhib menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan Kapuas usai Salat Subuh, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, puasa adalah keberkahan yang harus diterima dengan penuh keikhlasan. Melalui ibadah ini, umat Islam dilatih untuk mencapai derajat ihsan, yakni kesadaran berbuat baik dan berlaku jujur dalam setiap keadaan. Kejujuran, katanya, kerap menjadi ujian dalam kehidupan sehari-hari.

“Ibadah puasa membersihkan hati dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, serta berbagai penyakit hati lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian ibadah yang dijalankan, termasuk puasa, hakikatnya merupakan ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT, baik secara lahir maupun batin.

Sementara itu, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas, H. Sapto Subagio, menjelaskan bahwa kegiatan tarhib Ramadan 1447 H dilaksanakan dalam bentuk dakwah keliling di tiga masjid, yakni Masjid Suhada, Masjid Ar-Rahman, dan Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan Kapuas.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ustadz H. Sulikan Sariyun, Lc yang juga menjabat sebagai Ketua PDM Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Menurut Sapto, tarhib Ramadan bertujuan mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa secara maksimal. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap datangnya bulan suci sekaligus memperkuat kesiapan fisik dan spiritual jamaah.

“Melalui tarhib ini, kita ingin meningkatkan kualitas ibadah, mempererat silaturahmi, serta mensyiarkan datangnya bulan Ramadan agar puasa dijalankan dengan lebih baik,” jelasnya.

Kegiatan dakwah keliling tersebut mendapat sambutan antusias dari warga Muhammadiyah, Aisyiyah, organisasi otonom Muhammadiyah di Kapuas, serta para simpatisan.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *