Puasa Menempa Kesabaran dan Mengendalikan Hawa Nafsu

PULANGPISAUMU.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas kembali mengingatkan pentingnya memaknai ibadah puasa Ramadan sebagai momentum pembinaan diri dan penguatan spiritual. Puasa yang menjadi salah satu dari lima rukun Islam merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah baligh dan mampu menjalankannya.

Ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana melatih kesabaran, menundukkan hawa nafsu, serta membentuk akhlak yang mulia. Melalui puasa, umat Islam dididik untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain itu, puasa mengajarkan nilai empati dan pengorbanan. Dengan merasakan lapar dan haus, seseorang diharapkan lebih memahami penderitaan sesama, sehingga tumbuh rasa kasih sayang dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Majelis Tarjih, Tajdid dan Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas, Ustadz Fahmi, M.Pd, dalam kuliah tujuh menit (kultum) menjelang salat tarawih di Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan Kapuas, Senin (23/2/2026).

Dalam tausiyahnya, Ustadz Fahmi menegaskan bahwa puasa Ramadan memiliki nilai pahala yang besar dan menjadi sarana penghapus dosa. Karena itu, ia mengajak jamaah untuk menunaikan puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat ketakwaan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz M. Fahmi juga bertindak sebagai imam salat Isya dan tarawih. Kegiatan ibadah tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PDM Kapuas Saifudin, SE, H. Fadli Ramli, Bendahara PDM Sidik Widiantoro, SE, MT, Sekretaris PCM Selat Drs. H. Haryunaedi, serta jamaah Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan Kapuas yang memadati saf salat malam itu.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *