Siswi SMK Muhammadiyah Bahaur Pulang Pisau ikuti pelatihan Jurnalistik Media Indonesia

JAKARTA, PULANGPISAUMU.COM – Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah (DIKDASMEN) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bekerjasama dengan PT. Citra Media Nusa Purnama (Media Indonesia) menyelenggarakan pelatihan jurnalistik yang terbagi menjadi kelas Reporter Cilik untuk siswa SD / MI / SMP/MTs Muhammadiyah tanggal 10-11 Agustus 2022 dan Reporter Muda untuk siswa-siswi SMA/SMK/ MA Muhammadiyah tanggal 15-16 Agustus 2022.

Pelatihan reporter cilik dan reporter muda ini merupakan turunan tindak lanjut dari MoU antara PP Muhammadiyah dengan Media Indonesia.

Setelah kegiatan pelatihan bagi para siswa pendidikan dasar dalam kelas Reporter Cilik (Repcil) selesai, Media Indonesia kembali melanjutkan program kelas jurnalisme bagi para Siswa Menengah Atas, yaitu Reporter muda

Pada tahun ini, kelas reporter muda diikuti para siswa menengah atas Muhammadiyah dari 14 provinsi.  

Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sungkowo Mudjiamano mengatakan setelah mengikuti kelas reporter muda Media Indonesia, para siswa Muhammadiyah bisa mendapat ilmu dasar jurnalisme yang bisa dimanfaatkan dalam mengolah informasi.

“Karena informasi adalah hal yang penting sekali di era saat ini. Tanpa informasi, yang mendapat prestasi-prestasi di internasional tidak akan terkabarkan. Saya harap pelatihan Reporter Muda dari Media Indonesia ini bisa menjadi bekal dan dasar di kemudian hari bagi para siswa Muhammadiyah.

Mudah-mudahan pengetahuan terkait penulisan juga bermanfaat,” kata Sungkowo dalam sambutan pembukaan kelas secara virtual, Senin, (15/8).

Pelatihan jurnaliatuk Reporter Muda kerjasama Dikdasmen PP Muhammadiyah dan Media Indonesia (Doc.Media Indonesia)



Sementara itu, direktur pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi menambahkan, pelatihan Reporter Muda ini bukan saja bermanfaat bagi mereka yang memang tertarik di dunia jurnalisme, tetapi secara luas bisa mengasah kemampuan berpikir kritis para siswa dalam mengolah informasi, di era banjir informasi ini.

“Ilmu jurnalisme melatih berpikir secara sistematis dan komprehensif. Setiap hari, teman-teman kan dihadapkan dengan situasi-situasi yang menuntut kemampuan bertutur dan menyampaikan narasi. Seperti bercerita di depan kelas, nah ini bisa jadi bekal,” katanya.

Ade menambahkan Pelatihan ini tidak semata untuk mencetak teman-teman menjadi jurnalis. Tapi memiliki kemampuan menulis secara komprehensif dan menarik.

Kelas reporter muda Media Indonesia dibuka dengan sesi materi prinsip penulisan jurnalistik oleh redaktur senior Media Indonesia Eko Suprihatno.

Eko yang juga mengepalai Sekolah Jurnalistik Media Indonesia menjelaskan ke para siswa Muhammadiyah mengenai perbedaan, ciri, dan kegunaan dari tulisan berita hard news dan feature. 

Sementara itu, redaktur Media Indonesia lainnya, Bintang Krisanti, turut memberikan materi ke para siswa terkait teknik wawancara. Mulai dari persiapan sebelum wawancara, prinsip wawancara, dan cara menentukan narasumber.

Peserta dari SMK Muhammadiyah Bahaur
Setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bahaur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pulang Pisau  melalui Majelis Pustaka dan Informasi  mengirimkan peserta pelatihan jurnalistik untuk kategori Reporter Muda Muhammadiyah, semoga kedepan dapat menjadi kader generasi penulis yang handal dan dapat memperluas syiar  dakwah Muhammadiyah melalui media. 


Normutia Azizah, peserta dari Kabupaten Pulang Pisau , adalah salah satu siswi yang terpilih mengikuti pelatihan jurnalistik , ia adalah siswi SMK Muhammadiyah Bahaur Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Merasa bangga, bersyukur dan senang bisa terpilih ikut pelatihan jurnalistik reporter muda, selain dapat temam baru dari seluruh Indonesia, banyak juga dapat pengalaman ilmu jurnalistik, teknik wawancara , menghadapi kamera atau narasumber,  jurnalisme TV dsn lainnya.
Hal tersebut diungkapkan Normutia Siswi kelas XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

“Alhamdulillah senang dapat teman dan bisa melihat orang-orang hebat seperti bapak sungkowo, bapak Ade alawi, bapak Eko suprihatno dan juga kakak-kakak lainnya seperti kak Firman, kak Didit, kak Bintang krisanti, dan kak Jek jugaa, mereka semua hebat dan jurnalis profesional lho” kata Mutia panggilan akrabnya.

Mutia baru pertama kali mengikuti pelatihan Reporter muda dan berharap setelah megikuti pelatihan ini semoga bisa termotivasi untuk lebih giat belajar menulis serta mencari informasi-informasi yang nyata, dan ia juga ingin melatih berbicara di depan umum agar tidak gugup lagi.

Lokasi Bahaur Kecamatan kahayan Kuala berada di pesisir laut yang terkadang sinyal  internet kurang bagus, maka kegiatan webinar dilakukan di SMK Muhammadiyah Bahaur yang ada jaringan wifi  dan relatif ebih stabil akses jaringan internetnya.

Setelah mengikuti kelas pelatihan, para siswa-siswi sekolah menengah atas Muhammadiyah  diberikan penugasan untuk liputan dan penulisan. Tulisan terbaik akan diterbitkan di rubrik Muda edisi cetak dan daring Media Indonesia (Fathurrozak/ Bonni Febrian)


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *