UMY dan Kalurahan Wirokerten Sinergi Wujudkan Pengabdian Masyarakat Berbasis Inovasi dan Kolaborasi

BANTUL, PULANGPISAUMU.COM  [27/12] – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Tahun 2024 dan Koordinasi Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Tahun 2025 di Laboratorium Ilmu Pemerintahan, UMY, pada Jumat (27/12). Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kalurahan Wirokerten dan masyarakat setempat untuk merancang program pemberdayaan yang lebih efektif di tahun mendatang.

UMY diwakili oleh para dosen dari berbagai bidang Pengabdian Masyarakat skema PKM Reguler yang didanai oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UMY. Dr. Anwar Kholid, M.IP., yang mendampingi Rintisan Desa Budaya Kalurahan Wirokerten, menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat. “Kami melihat potensi budaya di Wirokerten sangat besar. Tahun depan, kami ingin mendorong pelestarian budaya menjadi daya tarik yang menguatkan identitas Kalurahan Wirokerten melalui pemanfataan teknologi digital,” ujarnya.

Sakir Ridho Wijaya, S.IP., M.Si., yang mendampingi Desa Wisata Wirokerten, menyoroti perlunya inovasi wisata berbasis partisipasi masyarakat. “Inovasi berbasis lokal adalah kunci agar Desa Wisata Wirokerten tetap relevan di tengah tren wisata yang terus berkembang. Kami siap mendukung pengelola untuk merancang program yang lebih kreatif,” kata Sakir.

Selain itu, Dr. Reni Budi Setianingrum, M.Si. dan Aswad Ishak, M.Pd., yang mendampingi BUMDes di Wirokerten, juga memberikan catatan penting. “Keberlanjutan BUMDes harus diperkuat dengan legalitas dan manajemen yang lebih profesional, agar hasilnya bisa lebih dirasakan masyarakat,” ungkap Reni.

Di pihak lain, Lurah Wirokerten, Rakhmawati Wijayaningrum, mengapresiasi kerja sama yang sudah terjalin dengan UMY selama ini. “Dukungan dari UMY telah membantu kami menciptakan program-program inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap koordinasi ini semakin mempererat sinergi untuk menyelesaikan tantangan di tahun 2025,” katanya.

Kegiatan ini menghasilkan serangkaian jadwal pelaksanaan program pengabdian yang direncanakan berlangsung pada Januari hingga Maret 2025. Program tersebut mencakup pelatihan budaya, pengembangan desa wisata, pemberdayaan BUMDes, hingga penguatan Desa Prima.

Ulung Pribadi, M.Si., yang mendampingi Penguatan Desa Prima Wirokerten, optimistis dengan hasil evaluasi ini. “Kami yakin bahwa perencanaan matang yang melibatkan masyarakat secara aktif akan memberikan hasil yang signifikan,” tutur Ulung.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pamong Kalurahan Wirokerten dan perwakilan masyarakat, termasuk unsur pemuda. Dengan semangat kolaborasi, UMY dan Kalurahan Wirokerten berharap dapat menciptakan program-program pengabdian yang lebih berdampak di tahun mendatang.


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *