Mantap ! Fokus di Panahan, Kader Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau ini raih prestasi

PULANGPISAUMU.COM – Dari hadis riwayat Ahmad, jika Umar bun Khattab pernah berkata “ajarkanlah anak-anakmu memanah, dan perintahkanlah mereka supaya melompat di atas punggung kuda”

Belajar memanah begitu sangat penting pada saat itu, sebab itulah senjata yang paling efektif melumpuhkan atau bahkan membunuh musuh dari jarak jauh

Mungkin sebagian orang memanah barangkali hanya untuk sekedar olahraga untuk bersenang-senang, Namun, bagi kaum muslimin, tujuan memanah adalah ingin menghidupkan Sunnah Rasulullah.

Irwan atau akrab disapa Dawai adalah salah satu kader Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau yang menekuni olahraga memanah.

Memanah sudah menjadi rutinitas hariannya baik di rumah maupun di komunitasnya.

Minggu lalu (18/9/2022) ia bersama Tim Archery Kapuas mengikuti kejuaaraan Daerah “PERDANA” (Persatuan Pemanah Berkuda ) Kalimantan Tengah , di Sampit , Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dawai berhasil mendapatkan juara di kelas Ground Archery 40 m dan berhasil lolos mewakili Kalimantan Tengah untuk mengikuti Kejurnas panahan di Provinsi Banten tanggal 8-9 Oktober 2022 mendatang.

Ia sangat senang dengan prestasi yang diraihnya , sebelumnya ia juga pernah meraih juara pada kejuaraan Pespati di Tabalong, Kalimantan Selatan bulan Agustus lalu, dan mengikuti berbagai kejuaraan  panahan.

” lun Senang  sekali bisa mewakili Kalteng untuk kejuaraan panahan ini, moga ada dukungan dari pihak terkait supaya bisa mempasilitasi para pecinta o panahan” kata Dawai.

Dawai, salah satu kader Muhammadiyah Pulang Pisau tengah mengikuti kejuaraaan Panahan di Sampit, Kalteng (Doc.MU)

 

Dawai juga berharap , khususnya di Muhammadiyah pulpis kegiatan panahan di halaman Masjid Ahmad Dahlan yang dulu sempat aktif sebelum pandemi  agar bisa diaktifkan lagi.

“Ayo kita sama-sama kita belajar hidupkan olahraga sunah, buat teman-teman di Muhammadiyah kita aktipkan lagi, ulun siap haja mengajari” ujar dawai yang juga penggemar olahraga bersepeda

Saat ini kondisi di Halaman Masjid KH Ahmad Dahlan memang sedang dalam proses pembangunan lantai atas dan beberapa bangunan lainnya, serta banyak para pekerja bangunan yang lalu lalang di sekitar halaman masjid, sehingga belum memungkinkan untuk dibuka kembali arena tempat memanah, kecuali pindah tempat lokasi yang lebih lapang dan panjang.

Semoga kelak Muhammadiyah Pulang Pisau mempunyai arena memanah yang standart dan menjadi perintis ajang berkumpul dan berlatih para atlit-atlit pemula maupun profesional khususnya di Pulang Pisau seperti harapan Dawai.

Olah raga memanah , membutuhkan kekuatan fisik, ketangkasan, konsentrasi dan fokus sasaran.

Bukankah mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari mukmin yang lemah?

Mari kita hidupkan sunnah (red)

 

Editor : Bonni Febri


Lazismu ramadhan

Bonni Febrian

Menginspirasi dan Menggerakkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *