Forum TBM Kalteng Hadirkan Literasi Inklusif dalam ORASI Bersama Founder Pelita ABK Seruyan
PALANGKA RAYA ,PULANGPISAUMU.COM – Literasi inklusif menjadi tema utama dalam Obrolan Santai Literasi (ORASI) yang digelar PW Forum TBM Kalimantan Tengah, pada Jumat malam (21/11/2025) Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini menghadirkan Nova Yuliana Embang, Founder Komunitas Pelita ABK Kabupaten Seruyan, sebagai narasumber.
Dalam pemaparanya ditegaskan bahwa literasi inklusif adalah sebuah pendekatan dan praktik yang memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang setara terhadap sumber daya, kesempatan, dan keterampilan untuk menjadi literat dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat . Pendekatan inilah yang menjadi dasar praktik literasi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang dikembangkan Nova di komunitasnya.
Acara ORASI diikuti oleh anggota dan pengurus Forum TBM Kalteng, serta ada beberapa peserta dari luar wilayah Kalimantan Tengah. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang muncul terkait pengelolaan komunitas ABK, strategi pendampingan dan advokasi, hingga aksesibilitas materi bacaan.
Nova juga menekankan pentingnya ketersediaan bahan yang dapat diakses, mulai dari Braille, large print, audio book, bahasa isyarat, hingga teknologi bantu seperti perangkat lunak pembaca layar. Selain itu, diperlukan pelatihan bagi pendidik , pustakawan, relawan dan pegiat literasi agar mampu mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam .
Terakhir, ia menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa terkecuali. Melalui peningkatan akses, pelatihan, dan program pemberdayaan, literasi inklusif diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat serta membuka peluang kemajuan bagi berbagai kelompok. Satu hal lagi, dukungan kebijakan pemerintah dan kolaborasi dengan semua pihak juga sangat penting untuk membangun gerakan literasi yang lebih merata dan bagi penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses informasi, pendidikan, dan layanan publik.
“literasi inklusif adalah fondasi untuk menciptakan masyarakat yang adil, setara, dan saling menghargai ” tutupnya.
Forum TBM Kalteng melalui ORASI terus mendorong penguatan kapasitas pegiat literasi di berbagai daerah. Rutin digelar setiap bulan minggu ke-IV, kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik baik literasi yang relevan dan aplikatif bagi Taman Baca Masyarakat, komunitas dan para pegiat literasi khususnya di Bumi Tambun Bungai, Kalimantan Tengah.
Sebagai informasi , Forum TBM Kalteng juga akan mengadakan agenda berikutnya. Pada 29-30 Desember 2025 mendatang, Forum TBM Kalteng akan bekerja sama dengan Read Aloud Kalteng menggelar Training of Trainers (ToT) Read Aloud bersama Kak Rossie Setiawan, Founder Readbugs dan penulis buku “Membacakan Nyaring” . Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan wawasan pengetahuan anggota Forum TBM di daerah-daerah.
Melalui ORASI dan rangkaian program yang dijalankan, Forum TBM Kalteng berkomitmen untuk terus merawat semangat literasi dan memperluas dampaknya di berbagai daerah.

