Gandeng Read Aloud Kalteng, Forum TBM Kalteng Gelar Orasi “Keajaiban Membaca Nyaring”
PULANGPISAUMU.COM – Salah satu upaya menyemarakkan gerakan literasi di Kalimantan Tengah, Forum Taman Baca Masyarakat Kalimantan Tengah (Forum TBM Kalteng) mengadakan kegiatan virtual bertajuk Obrolan Santai Literasi (Orasi), Sabtu (28/12). Adapun tema kali ini adalah “Keajaiban Membaca Nyaring”. Acara ini menggandeng komunitas Read Aloud Kalimantan Tengah dan menghadirkan narasumber Sri Rahayu, S Pd.I seorang Certified Read and Think Aloud sekaligus Ketua Read Aloud Kalteng.
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Forum TBM Kalteng, para pegiat dan komunitas literasi dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Nopiar Rahman, mewakili Pimpinan Wilayah Forum TBM Kalteng, menyampaikan harapannya agar kegiatan literasi semacam ini dapat terus berlanjut secara konsisten, baik daring maupun luring.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk terus menggerakkan literasi masyarakat di Kalimantan Tengah. Terima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmu dan kepada seluruh pegiat literasi yang hadir,” ungkap Nopiar Sekretaris PW Forum TBM Kalteng
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Forum TBM, Nero Taopik ( Kang Opik) , turut hadir dalam acara pembukaan bersama Sekjen Forum TBM Heny Wardatur Rohmah. Kang Opik menyoroti pentingnya membangun emotional engagement dalam komunitas TBM untuk menciptakan rasa memiliki yang kuat terhadap organisasi.
“Forum TBM harus menjadi wadah untuk mendorong literasi masyarakat melalui advokasi, pelatihan, dan berbagai kegiatan lainnya. Kekuatan gerakan ini terletak pada partisipasi aktif anggota dan kolaborasi yang terus dijaga,” jelas Kang Opik.
Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai ruang berbagi praktik baik dan dokumentasi kegiatan TBM agar gerakan literasi semakin terlihat.

Manfaat Membaca Nyaring
Membaca nyaring tidak hanya sekadar aktivitas, tetapi juga sarana untuk mendekatkan keluarga, meningkatkan pemahaman, dan membangun generasi yang cinta baca
Sri Rahayu dalam pemaparannya menjelaskan bahwa membaca nyaring memiliki banyak manfaat antara lain : membantu perkembangan otak lebih optimal, melatih kemampuan dan menambah kosa kata mendengar, merangsang imajinasi dan indera lain, membangun kedekatan, memperkenalkan konsep buku dan juga manfaat lainnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Otak tidak diprogram untuk membaca , tetapi otak bisa merasakan, berbicara, melihat dan mendengar sesuai fungsi dibagian-bagian otak . Artinya beberapa bagian otak harus bekerjasama, agar ketika melihat huruf , ada bagian otak yang memproses menjadi ucapan atau suara.
” Nah, Membaca nyaring adalah aktivitas sederhana namun berdampak besar. Ketika orang dewasa membacakan cerita, anak-anak akan meniru kebiasaan tersebut, mereka akan terbiasa mendengar, mau membaca dan akhirnya bisa membaca ” ungkap Sri Rahayu.
“Jadi agar bagian otak anak tetap aktif, kita baiknya selalu membacakan buku, karna anak anak akan mendengar dan melihat, jadi tidak usah teriak-teriak menyuruh baca buku, tapi, begitu kita pegang buku dan membacakan, maka pelan-pelan anak akan meniru kita, jadi mulailah dari diri kita sendiri dulu , keluarga, orang-orang terdekat, mulailah dari sekarang” imbuhnya.
“Orasi” sebagai Program Rutin Forum TBM Kalteng
Walaupun ditengah berlangsungnya acara sempat terjadi gangguan teknis, yang tidak diduga dan diluar kendali panitia , namun secara keseluruhan acara dapat berjalan lancar sampai sesi terakhir. Pengurus Forum TBM Kalteng juga telah memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada peserta dan narasumber terkait adanya gangguan pihak luar yang berusaha merusak sistem zoom momen kegiatan Orasi ini, dan kejadian ini menjadi pelajaran terbaik untuk lebih waspada, dan hati-hati. Niat Forum TBM tetap ingin terus menggelorakan semangat literasi khuausnya di Kalteng.
Kegiatan Orasi (Obrolan Santai Literasi) ini menjadi program rutin Forum TBM Kalimantan Tengah untuk menyuguhkan tema-tema menarik seputar literasi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat jaringan literasi sesama anggota forum dan juga para pegiat literasi. Selanjutnya kegiatan ini juga akan menghadirkan beberapa pengelola TBM yang dapat menginspirasi melalui berbagi praktik baik untuk para pegiat dan komunitas literasi di Kalteng khususnya.
Diskusi dan sharing yang penuh inspirasi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru dalam menggerakkan literasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (Bonni)


