PDM Kapuas Perkuat Peran Lazismu Melalui Safari Ramadan 1447 H
KAPUAS, PULANGPISAUMU.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas terus memperkuat peran Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) sebagai lembaga pengelola zakat yang berkhidmat untuk masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 H yang dilaksanakan PDM Kapuas di sejumlah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di Kabupaten Kapuas.
Wakil Ketua PDM Kapuas Bidang Pembinaan Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, Masjid, Resiliensi Bencana serta Zakat, Infak, dan Sedekah, H. Sogian Nor, M.Pd, menjelaskan keberadaan Lazismu Kapuas saat mengikuti Safari Ramadan di PCM Kapuas Barat, Jumat (7/3/2026).
Ia menyampaikan bahwa Lazismu Kapuas telah memiliki legalitas resmi berdasarkan Surat Keputusan Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah Nomor 095/BP/KEP/II.19/B/2024 tanggal 15 Safar 1446 H / 21 Agustus 2024 tentang Pimpinan Pengelola Kantor Perwakilan Lazismu PDM Kapuas masa jabatan 2022–2027.
“Dengan adanya legalitas tersebut, Lazismu Kapuas mulai bergerak berkhidmat dengan semangat Melayani untuk Negeri, khususnya dalam memberikan manfaat kepada masyarakat luas di Kabupaten Kapuas melalui program-program yang terukur dan berdampak,” ujar Sogian Nor yang juga pernah menjadi anggota BAZNAS Kapuas pada periode sebelumnya.
Dalam struktur kepengurusan Lazismu Kapuas terdapat Badan Pengawas Syariah serta pengurus yang dipimpin oleh Ketua Muhammad Arya. Kepengurusan tersebut dilengkapi wakil ketua yang membidangi penghimpunan dan kerja sama, bidang keuangan dan audit kepatuhan, serta bidang kelembagaan dan pendistribusian.
Lazismu Kapuas diharapkan dapat menjadi pelayanan satu pintu dalam pengelolaan zakat, baik zakat mal maupun zakat fitrah, serta infak dan sedekah, khususnya di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Kapuas, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan organisasi otonom (ORTOM).
Menurut Sogian Nor, potensi zakat, infak, dan sedekah dari warga Muhammadiyah sangat besar. Hal ini sejalan dengan besarnya aset yang dimiliki Muhammadiyah secara nasional sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia.
Dukungan penuh terhadap pengembangan Lazismu juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas yang dipimpin Dr. H. Suwarno Muriyat, M.Pd. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah Ramadan 1447 H dengan diterbitkannya Surat Edaran PDM Kapuas Nomor 157/III.0/B/2026 tanggal 8 Maret 2026.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh pengurus dan anggota Muhammadiyah, majelis dan lembaga, Amal Usaha Muhammadiyah (sekolah dan masjid), organisasi otonom, serta jajaran cabang dan ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Kapuas.
Sementara itu, Ketua Lazismu Kapuas Muhammad Arya menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir pihaknya telah menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan. Di antaranya program tanggap bencana bersama MDMC dengan menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung di Muara Dadahup senilai sekitar Rp10 juta serta bantuan untuk korban banjir di Aceh dan Sumatera sebesar Rp71 juta.
Selain itu, Lazismu Kapuas juga rutin menjalankan program Jumat Berkah dengan berbagi makanan kepada kaum duafa setiap pekan.
“Di era kepemimpinan PDM Kapuas yang diketuai Dr. H. Suwarno Muriyat, dukungan yang diberikan sangat besar, baik secara moral maupun material. Hal ini memungkinkan berbagai program kemaslahatan dapat dijalankan,” ujar Arya saat dihubungi melalui telepon ketika sedang berkegiatan di TKA/TPA Mambulau, Kapuas Barat.
Program tersebut antara lain bantuan bagi kaum duafa, guru honorer nonsertifikasi, murid kurang mampu, hingga pelayanan ambulans gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua PDM Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat menegaskan bahwa ke depan Lazismu Kapuas akan terus dikembangkan, baik dalam hal penghimpunan maupun pendistribusian dana.
“Lazismu harus terus memperluas sumber penerimaan, tidak hanya dari kalangan persyarikatan tetapi juga masyarakat umum. Demikian pula dalam penyaluran manfaatnya harus semakin luas,” ujarnya.
Ke depan, Lazismu juga akan menjajaki kerja sama dengan berbagai organisasi profesi dan komunitas untuk memperkuat program-program kemaslahatan umat.
Sementara itu, Sekretaris PDM Kapuas Muhammad Jalaluddin menyampaikan optimismenya terhadap capaian Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah Ramadan tahun ini. Dana yang terkumpul diharapkan dapat mendukung berbagai program, termasuk rencana pendirian klinik oleh Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) yang berkolaborasi dengan Lazismu.
Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk program kemaslahatan lainnya seperti pembinaan imam masjid serta bantuan bagi kader mubalig dan ulama Muhammadiyah yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren, tahfiz, maupun perguruan tinggi.

